Catatan Kecil Apoteker

Sebuah blog yang berisi tentang ilmu farmasi

Latest Posts


Rounded Rectangle: R/ Salicyl talc.       	        	 2%
      m.f.l.a.s.pulv adspers       	  20
R/ Asetosal 			200 mg	
     Phenobarbital		10 mg
     CTM				1 mg
     Glucose		ad	400 mg
     m.f.l.a.pulv.dtd     No XV
     s.tdd pulv 1
Pro: Adinda		umur: 4 tahun
CARA PERACIKAN RESEP









RESEP PERTAMA
1.     Menimbang talc 19,6 gram
2.    Menimbang asam salisilat 400 mg kemudian menambah alcohol 95%, digerus sampai larut, menambahkan talc qs (secukupnya) dan digerus sampai kering dan homogen.
3.    (no.2) ditambah sisa talc dicampur sampai homogen secara homogen geometry dilution.
4.    (no.3) diayak dengan no.60
5.    Dimasukkan ke wadah dan ditandai “Bedak Tabur” serta beri etiket warna biru.
RESEP KEDUA
1.     Penimbangan:
Asetosal                         : 200 mg x 15                            = 3000 mg
Phenobarbital                  : 10 mg x 15                               =   150 mg
CTM dengan penipisan     : 1 mg x 5 = 15mg/50mgx200     =     60 mg
(dengan perbandingan 1:3)                                                -------------
                                                                                         3210 mg
Glucose ad 400 mg x 15 = 6000 mg – 3216 mg = 2790 mg
2.    Untuk penipisan CTM, menimbang CTM sejumlah 50 mg dan campur dengan glucose 150 mg hingga homogen.
3.    Menimbang Phenobarbital 150 mg dan digerus sampai halus.
4.    (no.2 dan no.3) dicampur secara geometric dilution sampai homogen.
5.    Menimbang asetosal 3 gram dan gerus hingga halus.
6.    (no.4 dan no.5) dicampur hingga homogen secara geometric dilution.
7.    (no.6 dan no.1) dicampur secara geometric dilution sampai homogen.
8.    Mengayak (no.7) dengan ayakan no. 60
9.    Menimbang (no.8), ditimbang 1/3 dan jumlah (no. 8), membagi 5 secara visual.
10. Menimbang 2/3 dan jumlah (no. 8) dan dibagi 2 dengan timbangan, masing-masing dibagi 5 secara visual.
11.  Masukkan ke wadah yang sesuai dan beri etiket putih, tandai pemakaian sehari tiga kali satu bungkus.


TUGAS PRESKRIPSI
COMPOUNDING AND DISPENSING
SEDIAAN SERBUK

11. Cari dan catat nama dagang 3 sediaan serbuk terbagi dan 3 sediaan serbuk tak terbagi yang beredar di pasaran. Tuliskan komponen obat yang terkandung di dalamnya!
2.  Tuliskan apa yang dimaksud dengan higroskopis, delikuesen, efloresen, dan campuran eutektik! Sertakan pustakanya!
3.  Tuliskan definisi ayakan berdasarkan Farmakope Belanda V!

JAWABAN:
1.     
NO.
SERBUK TERBAGI (PULVERES)
SERBUK TIDAK TERBAGI (PULVIS)
1.
Vegeta
Komposisi: serat plantago ovate (husk)
Indikasi: memudahkan dan melancarkan buang air besar, pengganti makanan tanpa kalori, penyerapan lemak dan penekan produksi kolestrol.
Cara pemakaian: Untuk memenuhi kebutuhan serat sehari 1 sachet 1-3 kali sehari. Untuk BAB lancar 2-3 kali 1 sachet. Untuk diet dan menurunkan kolesterol sehari 3 kali 1 sachet.
Kemasan: 1 dus 4 sachet.
Produksi: San Enensis Indah.

Herocyn Powder
Komposisi: balsam peru 2%, Zinc oxide 3,5%, belerang endap 1,42%, asam salisilat 0,8%, kamfer 0,31%, menthol 0,47%, talc 100%.
Indikasi: untuk mengobati gannguan kulit, seperti biang keringat dan gatal-gatal.
Cara pemakaian: sehari beberapa kali, taburkan pada tempat yang sakit setelah dibersihkan.
Kemasan: kaleng 75 g; 150 g; bedak bayi 200 g.
Produksi: Coronet Crown
2.
Oralit
Komposisi: Natrium Klorida 0,52 g; kalium klorida 0,3 g; trinatrium sitrathidrat 0,58 g; glukosa anhidrat 2,7 g.
Indikasi: Mencegah dan mengobati dehidrasi akibat diare dan muntaber.
Cara pemakaian: larutkan 1 sachet oralit dalam 200 ml air.
Kemasan: sachet
Produksi: Indofarma
Nellco Bedak Salicyl
Komposisi: Asam Salisilat 2%, menthol dan parfum qs.
Indikasi:  meringankan gatal-gatal pada kulit karena biang keringat dan sengatan matahari.
Kemasan: botol 180 g; 100 g; 60 g; sachet 8 g.
Produksi: Nellco
3.
Joss Kid
Komposisi: DHA + EPA 50 mg; L-lisin 2 mg; Asam L-aminoglutarat 50 mg; vit B1 2 mg; vit B2 2,73mg; vit B3 20 mg; vit B6 2 mg; vit B12 6 mcg; Na-phospat 2,73 mg; Ca-pantotenat 10 mg.
Indikasi: metabolisme otak dan nafsu makan anak.
Kemasan: dus dan sachet.
Produksi: Bintang Toedjoe
Rodeca Serbuk
Komposisi: asam salisilat 10 mg; ZnO 30 mg; difenhedramina-HCl 10 mg; menthol 2 mg; kamfer 1 mg/g
Indikasi: meringankan rasa gatal yang disebabkan biang keringat dan reaksi alergi.
Kemasan: pot bedak 120 g; 60 g; dan 30 g.
Produksi: Nellco

(sumber: ISO Indonesia vol 46, tahun 2011-2012, halaman 371, 373, 375, 592, 565)
2.  Definisi
?  Higroskopis adalah substansi yang mengabsorbsi uap air dari udara.
? Delikuense adalah substansi higroskopis yang mengabsorbsi uap air dan udara, sampai menjadi cair sebagian (parsial) ataupun secara keseluruhan hingga membentuk larutan.
? Efloresen adalah substansi yang terdiri dari Kristal yang menjadi serbuk dan memecah air dari proses kristalisasi.
? Campuran eutektik adalah proporsi dari komponen-komponen dalam campuran yang akan memberikan titik lebur terendah. Biasanya, titik lebur pada sebagian besar campuran eutektik di farmasi berada di bawah suhu kamar. Pada praktiknya, campuran eutektik dapat dikenali melalui peleburan dua atau lebih senyawa di atas campuran tersebut.
(Diterjemahkan dari: Martin.1971.Dispensing of Medication,Formerly USA’s Pharmaceutical Dispensing, United States of America: Mark Publishing Company, page: 740-741)
3.  Ayakan berdasarkan Nederland Pharmacopoeia V
? Ayakan A: untuk serbuk kasar
Dasar ayakan dibuat dari perkamen atau lempengan logam dengan lubang-lubang bulat dan diameter 4,8; 2,8; serta 1,4 mm. Serbuk yang diayak melalui ayakan A dapat dibedakan menjadi A5, A3, dan A1,5.
? Ayakan B: untuk serbuk halus
Dasar ayakan terbuat dari terbuat dari penapis/ kasa logam dengan diameter: 680-740 m; 284-316 m; 198-222 m; 141-159 m; 98-112 m.
Tebal beberapa kawat dari dasar-dasar ayakan ini harus berbeda-beda, di antaranya 490-416 m; 224-316 m; 170-150 m; 118-102 m; 86-74 m.
Serbuk yang diayak melalui dasar ayakan B, dapat dibedakan menjadi B10, B20, B30, B40, B50.
Tidak diperkenankan untuk menggunakan ayakan selain kedua jenis ayakan  yang telah dijelaskan sebelumnya. Kecuali apabila ada ketentuan lain untuk menyaring suatu serbuk dengan derajat kehalusan tertentu melalui dasar ayakan yang lebih halus dibandingkan dengan yang telah ditentukan untuk menghilangkan bagian-bagian serbuk yang lebih halus.



Pengertian
Tumbuhnya jaringan fibrosis (jaringan parut) yang overdosis terhadap jaringan hati. Sirosis hati berhubungan dengan hepatitis. Orang yang terkena hepatitis biasanya juga terkena sirosis hati. Hepatitis ada 5, yaitu: hepatitis A, B, C, D, dan E. Yang paling parah adalah hepatitis B dan C karena tidak timbul gejala. Untuk menghindari hepatitis kita harus hidup bersih dan jangan terlalu payah.

Penyebab
1.   Infeksi kronik virus hepatitis B.
2.   Hepatitis autoimun (kekebalan). Sistem kekebalan tubuh biasanya membuat antibody untuk menyerang bakteri, virus, dan kuman lainnya.
3.   Penyakit yang menyebabkan penyumbatan saluran empedu sehingga tekanan darah terhambat dan merusak sel-sel hati.
4.   Reaksi parah terhadap obat tertentu.
5.   Beberapa jracun dan polusi lingkungan.
6.   Infeksi tertentu yang disebabkan bakteri dan parasit.
7.   Gagal jantung parah yang dapat menyebabkan tekanan balik darah dan kemacetan di hati (darahnya yang beredar tidak bisa kembali).

Gejala
1.   Kelelahan.
2.   Kelemahan.
3.   Cairan yang bocor dari aliran darah dan memupuk di kaki (edema) dan perut (ascires).
4.   Kehilangan nafsu makan, merasa mual, dan ingin muntah.
5.   Kecenderungan lebih mudah berdarah dan memar.
6.   Penyakit kuning karena pemupukan bilirubin (hati tidak memproduksi bilirubin).
7.   Gatal-gatal karena pemupukan racun.
8.   Gangguan kesehatan mental dapat terjadi di dalam kasus berat karena pengaruh racun di dalam cairan darah yang mempengaruhi otak. Hal ini dapat menyebabkan perubahan kepribadian dan perilaku, kebingungan, pelupa, dan sulit berkonsentrasi.

Pengobatan
Upaya untuk memperlambat
1.   Tidak minum alkohol jika alkohol penyebabnya.
2.   Pengobatan untuk mengendalikan virus hepatitis.
3.   Steroid (obat penekan kekebalan lainnya) untuk mengobati penyakit autoimun menyebabkan kerusakan hati.
4.   Penghapusan kelebihan zat besi yang terjadi pada hemokromatosis (penghapusan melalui hemoglobin).
Upaya pengobatan
1.   Diet rendah natrium / diuretic.
2.   Obat untuk mengurangi gatal.
3.   Obat-obatan yang dapat membantu mengurangi hipertensi.
4.   Pengurangan cairan yang memupuk di perut.